TELKOM NET INSTANT

Layanan akses internet secara dial-up melalui sistem line telepon, tanpa harus registrasi atau berlangganan, dengan sistem pentarifan antara pulsa telepon dan jam akses internet menjadi satu. Kecepatan yang ditawarkan : 56 kbps

HARDWARE
1.Komputer : min. 486 DX (disarankan pentium)
2.RAM:min. 8MB (disarankan 16MB)
3.Modem:min. 14.4 kbps (disarankan 33.6 kbps)
4.Saluran telepon

SOFTWARE
1.Operating system Minimal Windows 3.1
2.Browser Internet Explorer atau Netscape Navigator


-Kemudahan : Akses langsung tanpa registrasi atau berlangganan
-Ekonomis : Biaya pemakaian pulsa telepon telah menjadi satu dengan biaya akses internet
-Mobilitas : Dapat digunakan di mana saja selama akses telepon dapat digunakan
-Kecepatan : Mempergunakan protocol V.90 yang mampu memberikan kecepatan akses sampai 56 kbps didukung backbone Telkomnet dn Gateway Asimetrik.
-Praktis : Sistem billing menjadi satu dengan billing tagihan pemakaian telepon.

SPEEDY

Speedy adalah produk Layanan internet access end-to-end dari PT. TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server)
Keunggulan Speedy yaitu mengakses internet dengan kecepatan tinggi, penggunaan telepon dan internet secara bersamaan dan juga bisa mendukung layanan voice, video dan data.
Kelemahan speedy yaitu downstreamnya, jadi kalo pake speedy, usahain pake limiter bandwitch untuk download.
Kesimpulannya Speedy adalah produk Layanan internet access end-to-end dari PT. TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server)

WIFI

Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Spesifikasi.

802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s 5 GHz a
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

* Channel 1 - 2,412 MHz;
* Channel 2 - 2,417 MHz;
* Channel 3 - 2,422 MHz;
* Channel 4 - 2,427 MHz;
* Channel 5 - 2,432 MHz;
* Channel 6 - 2,437 MHz;
* Channel 7 - 2,442 MHz;
* Channel 8 - 2,447 MHz;
* Channel 9 - 2,452 MHz;
* Channel 10 - 2,457 MHz;
* Channel 11 - 2,462 MHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).

Pengantar Inkscape


Inkscape adalah aplikasi pengolah gambar vector yang bersifat open source. Program sejenisnya yang terdapat pada windows ialah corel draw. Gambar vector adalah gambar yang dibuat atau dibentuk dari titik, garis, kurva atau bidang dengan hitungan matematis.
Ø  Dasar-dasar Inkscape :
1.    Tool Standar pada Left Toolbar :
-       Select and transform objek : memilih dan mengubah ukuran objek.
-       Edit paths by nodes : mengubah bentuk objek melalui titk.
-       Tweak objek by sculping or painting : mengubah bentuk dengan menarik atau mendorong objek (distorsi atau perusakan).
-       Zoom in or out : memperbesar atau memperkecil gambar.
-       Create rectangles and squares : membuat objek persegi dan sejenisnya.
-       Create 3D boxes : membuat objek kotak 3 dimensi.
-       Create circles, ellipses and arcs : membuat objek lingkaran. Setengah lingkaran dan sejenisnya.
-       Create stars and polygons : membuat objek bintang atau bangun segi banyak.
-       Create spirals : membuat objek spiral seperti obat nyamuk.
-       Draw freehands lines : membuat garis bebas.
-       Draw bezier curves and straight lines : membuat garis lengkung atau lurus.
-       Draw calligraphic or brush strokes : membuat garis kuas atau kaligrafi.
-       Fill bounded areas : member warna pada objek.
-       Create and edit text objects : membuat teks.
-       Create diagram connectors : membuat garis penghubung diagram.
-       Create and edit gradients : membuat dan mengedit gradasi.
-       Pick colors from image : mengambil warna dari sebuah gambar.
2.    Tab Path pada toolbar :
-       Trace bitmap (shift + alt + b) : mentrace (mengubah) gambar bitmap secara otomatis kedalam bentuk vector.
-       Union (ctrl + +) : menggabungkan dua buah objek menjadi satu.
-       Difference (ctrl + -) : mengurangi objek A dengan objek B.
-       Intersection (ctrl + *) : mengambil irisan dari perpotongan objek A dengan objek B.
-       Exclution (ctrl + ^) : kebalikan dari intersection dimana yang diambil adalah bagian yang tidak berpotongan.
-       Division (ctrl + /) : membagi objek A sesuai objek B.
-       Cut path (ctrl + alt +  /) : serupa dengan division hanya saja yang diambil adalah bagian outlinenya saja.
-       Combine (Ctrl + k) : menggabungkan dua/lebih objek dengan tetap memunculkan outline.
-       Break Apart (shift + ctrl + k) : memisahkan objek-objek yang tidak saling bersinggungan.
3.    Color Set
   Pada saat membuat sebuah objek, maka inkscape akan secara otomatis memberi warna fill dan outline sesuai dengan settingan yang sedang aktif. Untuk mengganti warna fill dapat dilakukan dengan mengklik kiri warna pada toolbar dibawah (objek harus dalam keadaan terpilih) atau dengan mengklik kanan pada tempat yang sama lalu memilih set fill. Untuk mengganti warna outline, dapat dilakukan dengan mengklik kanan warna pada toolbar dibawah lalu memilih set stroke (objek harus dalam keadaan terpilih).

Pengantar Gimp


   GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License. GIMP merupakan aplikasi pengolah image berbasis bitmap dan bersifat open source. Aplikasi ini dapat diunduh di http://www.gimp.org
   GIMP pada awalnya dikembangkan untuk desktop X11 yang berjalan diplatform unix. Namun saat ini software ini sudah diporting ke beberapa platform sisitem operasi yang lain yaitu, MS Windows dan Mac OS. Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jgp, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya. GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan kita dalam mengolah image dengan cepat.
   Pada toolbar GIMP menu file, dialogs terdapat optional yang membantu mempermudah kita mengedit :
1.    Select (Patch) mempunyai 6 tools yang pada dasarnya mempunyai fungsi yang sama, dibuat berbagai jenis dengan maksud mempermudah user untuk melakukan seleksi. Seleksi digunakan untuk memisahkan gambar yang ingin kita manipulasi dari gambar aslinya.
2.    Color  Picker digunakan untuk memilih warna secara otomatis, misalnya anda mau memilih warna kulit manusia, karena takut pemilihan warnanya kurang cocok atau kurang tepat, maka anda bisa menggunakan tools Color Picker dengan cara mengklik warna kulit yang anda kehendaki.
3.    Modification Object biasanya digunakan untuk sebuah gambar atau object yang ingin dibesarkan – dikecilkan, miring kanan – miring kiri, membesarkan bagian bawahnya – atasnya saja, hadap kiri – kanan.
4.    Gradient/Gradasi yaitu tool yang dipakai untuk memberi efek gradasi
5.    Kuas dan pensil funsinya sama seperti kuas dan pensil pada computer
6.    Eraser yaitu tool ini menghapus object
7.    Healing yaitu tool yang berguna untuk melakukan transformasi koordinat-koordinat dengan hasil yang halus, sebagai contoh ingin menghilangkan tahi lalat, tinggal tekan tombol Ctrl + klik didaerah yang tidak ada tompelnya, Ctrl + klik hanya untuk mengambil source/sample. Next, diklik ketahi lalat yang ingin dihilangkan.
8.    Blur yaitu untuk melebarkan pixel agar menjadi samar-samar.
   Ada banyak pilihan logo yang bisa dipakai, contonya :
1.    3D OUTLINE
2.    ALIEN NEON
3.    ALIEN GLOW
4.    BLENDED
5.    BASIC 2
6.    BASIC 1
7.    TEXT CIRCLE
8.    CROME
9.    CHIP AWAY  
10. CARVED

Situs Penyedia Fasilitas Download Video


-       www.dowloader9.com
-       www.keepvid.com
-       www.vixy.net
-       www.savetube.com
-       www.tubefiles.com
-       www.file2hd.com
-       www.tubegrip.com

GPRS & 3g


v  GPRS
   GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service, yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak. GPRS mempunyai kecepatan transfer data yang cepat, mencapai 115 kbps, namun dalam praktiknya kecepatan transfer data GPRS masih 25-30 kbps. GPRS mentransfer data dengan system paket. Oleh karena itu system perhitungan tarif layanan GPRS bukan berdasar pada lamanya penggunaan, akan tetapi ditentukan oleh besarnya data yang ditransfer.
   Untuk mendapatkan koneksi internet secara mobile pengguna harus melakukan setting tertentu pada telepon selular. Hal ini cukup menyulitkan karena setiap merek handphone dan operator telepon selular mempunyai cara yang berbeda dalam mengaktifkan GPRS.
   Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
- Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
- Software yang dipergunakan
- Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.
Komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :
- GGSN (Gateway GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan GPRS ke   jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
- SGSN (Serving GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
- PCU : komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS
Ø  Cara Kerja GPRS:
SGSN 
bertugas :
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS (management mobility)
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management)
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC.
GGSN bertugas :
1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider
2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.
GPRS menggunakan sistem komunikasi packet switch sebagai cara untuk mentransmisikan datanya. Packet switch adalah sebuah sistem di mana data yang akan ditransmisikan dibagi menjadi bagian-bagian kecil (paket) lalu ditransmisikan dan diubah kembali menjadi data semula. Sistem ini dapat mentransmisikan ribuan bahkan jutaan paket per detik. Transmisi dilakukan melalui PLMN (Public Land Mobile Network) dengan menggunakan IP backbone. Karena memungkinkan untuk pemakaian kanal transmisi secara bersamaan oleh pengguna lain maka biaya akses GPRS, secara teori, lebih murah daripada biaya akses CSD.
GPRS didesain untuk menyediakan layanan transfer packet data pada jaringan GSM dengan kecepatan yang lebih baik dari GSM. Kecepatan yang lebih baik ini didapat dengan menggunakan coding scheme (CS) yang berbeda dari GSM.
v  3G
   3G (Three Generation) adalah pengembangan teknologi komunikasi pada ponsel dengan keunggulan merambah pada akses web, video inetraktif, dengan kualitas suara sangat baik. Layanan 3G dapat diperoleh melalui operator GSM maupun CDMA. Pada operator GSM, 3G menggunakan teknologi WCDMA. Teknologi tersebut merupakan evolusi dari teknologi GSM yang dikembangkan menjadi GPRS. Sedangkan pada operator CDMA, 3G menggunakan teknologi EDVO. Teknologi tersebut merupakan evolusi dari IS95 atau CDMAOne (2G).
   3G adalah istilah yang digunakan untuk teknologi telepon bergerak generasi ke-3, teknologi ini merupakan pengembangan dari generasi ke-2 (2G). 3G merepresentasikan evolusi untuk kapasitas, kecepatan data dan kemampuan layanan baru. Layanan yang terkait dengan 3G adalah layanan perpindahan data baik berupa voice data maupun non-voice data. Sejarah singkat 3G :
3G adalah hasil dari spesifikasi yang diinginkan oleh IMT-2000 (International Mobile Telecommunication – 2000) ITU (International Telecommunication Union). 3G diharapkan merupakan satu teknologi standar yang digunakan oleh seluruh dunia, akan tetapi pada kenyataannya 3G terbagi menjadi 3 kubu.
   Kelebihan dari akses internet menggunakan 3G, selain Bandwith yang lebar, juga dapat didukung dengan teknologi HSPA (High Speed Downlink Packet Access). Teknologi tersebut memungkinkan akses internet mencapai 2,6 Mbps atau 40 kali lebih cepat dari akses internet dengan dial-up. Sebagaimana dikutip oleh FCC, yang mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:

* Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
* Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
* Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.